TANGERANG – Antusiasme masyarakat untuk kembali ke daerah asal sebagai rangkaian dari perayaan Idul Fitri 1439 H masih terasa di setiap titik titik pusat transportasi baik darat, laut dan udara. Hal ini terutama terjadi di Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara utama di Jakarta.

Hal ini tentu menyebabkan penumpukan penumpang dan antrian di beberapa sudut check-in di terminal. Bagi masyarakat yang akan kembali ke perantauan pasca Idul Fitri 1439 H, Angkasa Pura II telah menyiapkan beberapa fasilitas untuk memudahkan para penumpang dalam melakukan proses check-in, mulai dari Self Check-In Counter (Check-In Mandiri) hingga layanan terbaru yang dimiliki Angkasa Pura II, yakni Mobile Assistant Check-In.

Mobile Assistant Check-In merupakan inovasi layanan digital modern Angkasa Pura II dalam mempermudah penumpang dalam melakukan proses check-in yang praktis dan juga untuk meminimalisir antrian di terminal.

President Director Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, menuturkan, “Layanan Mobile Assistant Check-In merupakan salah satu bentuk ‘Service Ability” atau kemampuan layanan yang disediakan Angkasa Pura II khususnya Soekarno-Hatta untuk menjamin kepuasan penumpang, terutama dalam gelombang Lebaran 2018 ini.”

Petugas Customer Service Mobile akan berkeliling di Selasar atau Curbside dan Area konter Check-In Terminal 1C dengan membawa printer portable dan gadget. Calon penumpang cukup menunjukkan Kode Booking dan KTP untuk kemudian Boarding Pass akan dicetak dan bisa langsung digunakan oleh calon penumpang.

Fasilitas Mobile Assistant Check-In tidak hanya dapat dinikmati oleh penumpang tanpa bagasi saja, penumpang yang membawa bagasi di bawah 20 kilogram juga dapat menggunakan layanan Mobile Assistant Check-In dimana setelah Mobile Check-In dilakukan, calon penumpang dapat menuju konter Self Check-In dan memilih Check-In bagasi. Setelah memasukkan kode check-in yang telah didapat, calon penumpang cukup meletakkan bagasi di timbangan yang tersedia untuk kemudian mesin akan mencetak nomor yang bisa langsung ditempelkan di bagasi dan potongan lainnya dibawa untuk ditempelkan pada boarding pass. Setelah itu letakkan bagasi di atas rel yang telah tersedia.

“Kami optimis layanan Mobile Assistant Check-In sebagai alternatif lain dari layanan Check-In Mandiri dapat membantu mengurangi kepadatan di lokasi antri counter check-in penumpang dimana saat ini kami kerahkan sekitar 7-10 petugas yg dapat melayani sekitar 600 sampai dengan 700 penumpang dari 32000 penumpang terminal 1C, dalam waktu dekat akan kami tingkatkan untuk dapat melayani sekitar 1000 penumpang sehingga dapat memberikan dampak positif kepada semakin mudah dan cepatnya proses keberangkatan bagi penumpang”, tutup Awaluddin.